Minggu, 31 Januari 2021

5 Inovasi Ini Akan Mempengaruhi Hidup Manusia pada 2022


Raksasa teknologi IBM dikenal dengan prediksi-prediksi yang berani tentang masa depan. Baru-baru ini, perusahaan itu menerbitkan dugaan 5 inovasi yang diduga akan memberi dampak terbesar dalam hidup manusia dalam 5 tahun mendatang.
Menurut perusahaan itu, hanya dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI), teleskop yang amat kuat, sensor-sensor cerdas, dan perangkat kedokteran.
Semua itu dengan manfaat mulai dari urusan perawatan kesehatan dan lingkungan hidup, hingga kepada pengertian kita tentang Bumi dan semesta itu sendiri.
Tentu saja semua ramalan itu berdasarkan kepada perkembangan teknologi dan penelitian yang ada sekarang ini, sehingga bisa lebih banyak lagi yang muncul dalam 5 tahun ke depan.
Dikutip dari Science Alert pada Selasa (24/1/2017), ada baiknya mengingat semua prediksi ini dan membandingkannya nanti pada 2022 untuk memastikan apakah tebakannya tepat.
Melakukan prediksi masa depan memang rumit, tapi semua teknologi yang dibeberkan di sini sudah berkembang pesat sebagaimana dilakukan oleh tim-tim peneliti di seluruh dunia, sehingga hanya masalah menunggu waktu.

1. Komputer Mendeteksi Kesehatan Mental

Kita bisa menduga tentang seseorang berdasarkan cara mereka bicara, misalnya apakah ia sedang bosan, terganggu, dan gundah gulana.
Sebagai manusia, kita belajar mengerti petunjuk-petunjuk tersebut, tapi, kemajuan kemampuan komputer melakukan proses memungkinkan analisis pembicaraan secara lebih berarti.
IBM meramalkan bahwa dalam 5 tahun ke depan, "Apapun yang kita katakan dan tuliskan akan digunakan untuk menjadi indikator kesehatan mental dan keadaan jasmani kita."
Misalnya, gangguan dan penyakit mental seperti Parkinson's dapat diketahui lebih dini menggunakan aplikasi telepon mobil karena penggunaan kalkulasi AI yang dilajukan melalui jejaring cloud.
Semakin dini kita mengetahui keadaan itu, semakin baik cara kita menanganinya.
Mungkin kaitan cara bicara dengan gejala penyakit terdengar dipaksakan, tapi sistem-sistem eksperimen tentang hal itu sudah bermunculan.
Tahun lalu, suati tim dari University of Southern California membuat sebuah program komputer yang mampu mendeteksi variasi-variasi dari pola bicara normal untuk melakukan identifikasi tanda-tanda depresi.
2 dari 6 halaman

2. Kemampuan Super Mata Manusia

Mata kita adalah suatu perangkat biologis yang luar biasa. Tapi, menurut IBM, kamera-kamera mungil yang digdaya dapat dipadukan dengan kemampuan proses AI secara cepat, sehingga memungkinkan manusia melihat lebih banyak sebelum 2022.
Bukan hanya cahaya yang terlihat sekarang, nantinya mata kita bisa melihat gelombang mikro, gelombang milimeter, dan gambar-gambar merah infra dengan menggunakan perangkat yang cukup kecil untuk dimasukkan dalam saku. Bayangkan kemampuan petugas pemindaian keamanan di bandar, tapi perangkat kita nantinya hanya sebesar telepon genggam.
Dengan menggunakan teknologi sejenis ini, orang bisa segera melihat apakah makanan aman untuk dimakan, dan juga bisa memberikan kemampuan melihat menembus kabur dan hujan kepada mobil-mobil yang mengemudi sendiri.
Perangkat perdana seperti ini sudah bermunculan, misalnya kacamata gelap EnChroma yang dapat membantu orang-orang buta warna untuk melihat secara berwarna.
Sekarang, perangkat demikian memang masih dalam tahap percobaan dan harganya pun mahal. Tapi, sebelum 2022, perangkat ini akan menjadi lazim.
3 dari 6 halaman

3. Makroskop Untuk Memahami Bumi

Dengan adanya citra-citra dari satelit, kita bisa melihat dari ketinggian ke manapun bagian planet Bumi. Tapi, Google Earth itu hanya sekedar permulaan.
IBM meramalkan kehadiran sistem "makroskop", seperti halnya mikroskop tapi dengan fungsi berlawanan. Sistem baru itu akan menghimpun "semua data rumit planet Bumi secara bersama," sehingga kita bisa melakukan analisa dari beragam perspektif baru.
Teknologi ini bukan hanya memberikan kita lebih banyak data dari satelit-satelit, pengindra cerdas, dan stasiun-stasiun cuaca. Lebih dari itu, sistem demikian memberikan cara-cara yang lebih baik untuk menyusun dan memilah semua data tersebut.
Teknologi itu tidak hanya diterapkan untuk proses-proses alamiah planet Bumi dan sekitarnya. Tapi, semua perangkat, bahkan termasuk lampu rumah dan kulkas, dapat dipelajari menggunakan makroskop di masa depan untuk memprediksi segala hal, mulai dari tren perubahan iklim hingga cara terbaik untuk distribusi pangan ke berbagai masyarakat di seluruh dunia.
Muali dari bola lampu kendali jauh hingga perangkat speaker yang mampu merekam daftar belanja kita dan membacakan Wikipedia kepada manusia, nantinya akan lebih banyak lagi perangkat rumah tangga dan perkotaaan yang menjadi semakin cerdas dan lebih terhubung. Jadi, bayangkanlah potensi untuk menjelajah data dengan cara yang lebih pintar.
4 dari 6 halaman

4. Laboratorium dalam Sebuah Keping

Ukuran teknologi komputasi semakin menciut, tapi menjadi lebih digdaya. Dengan demikian, besarlah manfaatnya bagi dunia kedokteran, demikian menurut prediksi IBM.
Bayangkanlah diagnosa yang tepat berbiaya renadah yang bisa dilakukan sendiri di rumah, sehingga bisa mengungkapkan adanya penyakit lebih awal.
IBM menjelaskan, "Perangkat lab kedokteran baru dalam sebuah chip dapat berperan sebagai detektif kesehatan nanoteknologi, sehingga bisa melacak petunjuk-petunjuk kasat mata dalam cairan tubuh kita dan segera memberitahu sekiranya ada alasan untuk bertemu dokter."
Dengan kata lain, hal itu seperti memiliki suatu lab biokimia sendiri dalam genggaman tangan kita.
Deteksi dini sejumlah penyakit semisal kanker atau Parkinson's dapat membuat perbedaan besar terkait kesuksesan penanganan. Itulah alasannya para ilmuwan berupaya memperbaiki analisis terhadap air mata, darah, urine, dan keringat manusia.
Sebelum 2022, pelacak tidur dan gelang kebugaran kita bisa mengirimkan data ke suatu sistem AI melalui jejaring cloud. Dengan informasi tersebut, pengguna bisa mendapat akses rinci tentang caranya meningkatkan kesehatan sekaligus, melalui jarak jauh, mengabari dokter tentang tanda-tanda mengkhawatirkan ataupun penyakit yang sedang menjelang.
5 dari 6 halaman

5. Pengindra Cerdas Deteksi Polusi

IBM memprediksi penggabungan perangkat keras yang cerdas dengan analisis AI yang dipergunakan untuk segera mendeteksi polusi lingkungan hidup.
Seperti halnya pelacak cerdas yang dapat secara dini melihat tanda-tanda penyakit dalam tubuh manusia, pengindra-pengindra cerdas yang tertanam di tanah atau terpasang di dron dapat mendeteksi zat-zat pencemar (polutan) dan emisi-emisi secara real-time, tanpa harus mengirim sampel ke lab.
Contohnya adalah kebocoran gas metan yang tidak bisa dilihat mata, tapi menjadi kontributor ke dua terbesar kepada pemanasan global setelah karbon dioksida.
Penindra (sensor) pintar yang ditempatkan di berbagai posisi di suatu gudang atau dekat sumur-sumur alamiah akan mampu membunyikan alarm secara lebih dini daripada sebelumnya.
Kebocoran seperti itu dapat "ditemukan hanya dalam hitungan menit, bukan berminggu-minggu sehingga mengurangi polusi dan sampah, demikian juga dengan kemungkinan kejadian bencana.

 

7 Hal istimewa yang akan terjadi jika koneksi 5G telah tersedia

Teknologi jaringan 4G yang kini sedang kita nikmati, tak lama lagi akan dikembangkan secara masif menjadi teknologi 5G. Hal ini menjanjikan konektivitas mobile lebih baik untuk berbagai tujuan kita, serta akan membuat tren Virtual Reality dan Augmented Reality akan makin mainstream. Jika beberapa hal tersebut sebenarnya sudah kita nikmati semenjak era 4G, berikut ada beberapa hal istimewa yang akan terjadi jika koneksi 5G telah tersedia. Berikut ulasannya.


1. Internet yang lebih cepat dan manusia akan lebih terkoneksi secara 'real-time'
Makin cepat internet makin banyak hal yang bisa dilakukan dengan itu. Para pengguna bisa melakukan live video dengan perbedaan waktu yang presisi, untuk berbagai hal seperti meeting, pitching ide ke pemilik dana, dan berkomunikasi dengan orang terdekat yang sedang berjauhan.


2. Dunia akan didominasi mobile
DIprediksi pada tahun 2020, 90 persen masyarakat global berumur di atas 6 tahun akan memiliki ponsel. Hal ini berarti jika para pengusaha bisnis tidak berkembang ke arah mobile, maka bisnisnya akan sedikit tertinggal. Terlebih lagi para millennials, atau mereka yang berumur di bawah 25 tahun. sangat aktif untuk mencoba hal baru.


3. Konektivitas internet akan lebih banyak nirkabel
5G akan membawa teknologi menjadi makin tidak berkabel. Hal ini memang sudah sedikit banyak terjadi sekarang, namun di era 5G nanti, cakupan bisnis akan makin luas dengan kemampuan 5G tanpa kabel dan juga bisa diakses di mana pun. Terlebih lagi 5G menawarkan internet yang jauh lebih cepat, dan Anda bisa mengembangkan bisnis di mana pun Anda mau.


4. 5G akan membawa konten digital ke dunia nyata
Di era 5G nanti, mobile tentu sudah menguasai berbagai cakupan teknologi. Hal ini akan membuat Augmented Reality dan Virtual Reality jadi lebih 'mainstream.' Hal ini akan mengubah berbagai perilaku digital manusia.
Jika dulu Anda memahami Augemented Reality adalah teknologi yang digunakan di Pokemon Go. Di Pokemon Go, nanti hal ini akan berbeda. Konsepnya adalah kita tinggal mengarahkan kamera kita ke sebuah lokasi tertentu, lalu akan muncul informasi tentang tempat tersebut.
Aplikasi seperti Google Translate telah bekerja sama dengan beberapa pengembang aplikasi untuk menerjemahkan secara real-time berbagai hal yang kita sorot lewat augmented reality. Hal ini tentu akan makin sempurna di masa depan dan kita akan lebih mudah mendapat informasi dari teknologi ini.


5. Banyak bisnis yang bergerak secara mobile, sehingga lapangan pekerjaan makin luas
Ketika kecepatan internet jadi lebih cepat, akan ada beberapa perusahaan yang akan jadi perusahaan berbasis mobile. Salah satu yang sudah terlihat sekarang adalah bisnis travel online. Dengan kesuksesan berbagai startup perusahaan travel seperti HotelTonight yang sejak saat ini pun sudah bergerak secara mobile, semua hal tentu akan lebih efisien jika dikerjakan dengan mobile. Bayangkan, Anda bisa menjalankan sebuah perusahaan tanpa harus berkantor yang tentu menyita banyak uang.


6. Aplikasi baru yang tak terduga akan muncul
Dengan internet yang lebih cepat, tentu kita tidak tahu apa inovasi-inovasi para developer untuk mengembangkan aplikasi canggih terbaru. Jika menurut prediksi yang meramal bahwa di era 5G konten live video akan makin marak, tentu area virtual reality dan augmented reality akan dikembangkan dengan lebih canggih lagi.
Berbagai data akan bisa dikirimkan di live video, mulai dari rekam medis secara jarak jauh, mengirim beberapa konten secara bersamaan dan real-time, serta berbagai kemudahan lain.


7. Dunia akan lebih interaktif dengan banyaknya konten video
Saat ini, konten video di YouTube sudah sangat disukai. Diprediksi dengan makin kencangnya koneksi internet, tentu berbagai konten video akan makin laris manis jadi media apapun: mulai dari hiburan hingga bisnis.
Tanpa adanya permasalahan koneksi ketika 5G datang, bahkan konten 3D dan berbagai ekspansi konten interaktif lainnya akan lebih nyata terjadi ketika dunia sudah dicakup oleh jaringan 5G. [idc]

Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti. 5g-0 Mengutip wawancara dari CNet, Rabu (9/9/2015), dengan Roger Gurani selaku Kepala bagian Informasi dan Teknologi operator seluler Verizon, kabarnya mereka akan mengadakan tes di lapangan pada tahun 2016 mendatang, dan berharap dapat digunakan pada 2017. Verizon menargetkan bahwa pada tahun 2020 nanti, jaringan 5G sudah dapat dinikmati oleh perusahaan atau perkantoran. Roger juga mengatakan bahwa jaringan 5G ini diklaim lebih cepat 30 hingga 50 kali daripada jaringan 4G LTE. Dengan koneksi 4G LTE, untuk mengunduh file sebesar 9GB perlu waktu sekitar 6 menit, dengan koneksi 5G, file tersebut dapat diunduh hanya dalam waktu 15 detik, fantastis bukan?

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti. 5g-0 Mengutip wawancara dari CNet, Rabu (9/9/2015), dengan Roger Gurani selaku Kepala bagian Informasi dan Teknologi operator seluler Verizon, kabarnya mereka akan mengadakan tes di lapangan pada tahun 2016 mendatang, dan berharap dapat digunakan pada 2017. Verizon menargetkan bahwa pada tahun 2020 nanti, jaringan 5G sudah dapat dinikmati oleh perusahaan atau perkantoran. Roger juga mengatakan bahwa jaringan 5G ini diklaim lebih cepat 30 hingga 50 kali daripada jaringan 4G LTE. Dengan koneksi 4G LTE, untuk mengunduh file sebesar 9GB perlu waktu sekitar 6 menit, dengan koneksi 5G, file tersebut dapat diunduh hanya dalam waktu 15 detik, fantastis bukan?

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti. 5g-0 Mengutip wawancara dari CNet, Rabu (9/9/2015), dengan Roger Gurani selaku Kepala bagian Informasi dan Teknologi operator seluler Verizon, kabarnya mereka akan mengadakan tes di lapangan pada tahun 2016 mendatang, dan berharap dapat digunakan pada 2017. Verizon menargetkan bahwa pada tahun 2020 nanti, jaringan 5G sudah dapat dinikmati oleh perusahaan atau perkantoran. Roger juga mengatakan bahwa jaringan 5G ini diklaim lebih cepat 30 hingga 50 kali daripada jaringan 4G LTE. Dengan koneksi 4G LTE, untuk mengunduh file sebesar 9GB perlu waktu sekitar 6 menit, dengan koneksi 5G, file tersebut dapat diunduh hanya dalam waktu 15 detik, fantastis bukan?

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti. 5g-0 Mengutip wawancara dari CNet, Rabu (9/9/2015), dengan Roger Gurani selaku Kepala bagian Informasi dan Teknologi operator seluler Verizon, kabarnya mereka akan mengadakan tes di lapangan pada tahun 2016 mendatang, dan berharap dapat digunakan pada 2017. Verizon menargetkan bahwa pada tahun 2020 nanti, jaringan 5G sudah dapat dinikmati oleh perusahaan atau perkantoran. Roger juga mengatakan bahwa jaringan 5G ini diklaim lebih cepat 30 hingga 50 kali daripada jaringan 4G LTE. Dengan koneksi 4G LTE, untuk mengunduh file sebesar 9GB perlu waktu sekitar 6 menit, dengan koneksi 5G, file tersebut dapat diunduh hanya dalam waktu 15 detik, fantastis bukan?

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Meski jaringan 4G LTE belum merata di Indonesia, kini kabarnya penerus jaringan tersebut, 5G tengah dikaji oleh salah satu perusahaan operator seluler ternama di Amerika Serikat, Verizon. Seperti kita ketahui, jaringan internet dari Google, Google Fiber memiliki kecepatan 1Gbps. Namun kecepatan tersbut akan mnejadi tidak berarti dengan hadirnya era 5G nanti. 5g-0 Mengutip wawancara dari CNet, Rabu (9/9/2015), dengan Roger Gurani selaku Kepala bagian Informasi dan Teknologi operator seluler Verizon, kabarnya mereka akan mengadakan tes di lapangan pada tahun 2016 mendatang, dan berharap dapat digunakan pada 2017. Verizon menargetkan bahwa pada tahun 2020 nanti, jaringan 5G sudah dapat dinikmati oleh perusahaan atau perkantoran. Roger juga mengatakan bahwa jaringan 5G ini diklaim lebih cepat 30 hingga 50 kali daripada jaringan 4G LTE. Dengan koneksi 4G LTE, untuk mengunduh file sebesar 9GB perlu waktu sekitar 6 menit, dengan koneksi 5G, file tersebut dapat diunduh hanya dalam waktu 15 detik, fantastis bukan?

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/
Koneksi 5G Klaim Lebih Cepat 50x dari Koneksi 4G LTE

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/koneksi-5g-klaim-lebih-cepat-50x-dari-koneksi-4g-lte/

4 Penemuan Teknologi Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa

Kreativitas anak bangsa memang tidak dapat dipungkiri lagi, terbukti telah banyak penemuan anak bangsa yang sangat berguna, terutama dalam bidang teknologi ramah lingkungan. Penemuan-penemuan mereka juga tidak hanya mendapat apresiasi dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri juga. Penasaran apa saja penemuan anak bangsa yang membanggakan yang akan saya bagikan? Langsung saja, ini dia … 4 penemuan teknologi ramah lingkungan karya anak bangsa:

1. Kompor Hidrogen

Kompor hidrogen adalah kompor yang menggunakan bahan bakar air, kompor ini ditemukan tahun kemarin, 2015. Penemu kompor hidrogen ini adalah putra Subang yang bernama Dede Miftahul Anwar, 22 tahu, yang kini masih duduk di bangku kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Awal muncul ide pembuatan kompor hidrogen ini adalah karena di daerah tempat kelahiran Dede sulit untuk mendapatkan elpiji karena akses ke kampungnya memang sulit di jangkau kendaraan.
Kemudian Dede mencoba untuk mencetuskan ide membuat kompor hidrogen, kompor berbahan bakar air. Dimana, dia mencoba untuk memisah unsur air yang terdiri dari oksigen dan hidrogen, kemudian gas hidrogen diendapkan yang selanjutnya berguna sebagai bahan bakar kompor.
Penemuannya ini diikutsertakan dalam lomba Wirausaha Muda Mandiri (WMM) pada tahun 2015 lalu dan berhasil menyabet juara pertama dalam kategori teknologi non digital. Dari keberhasilan tersebut Dede pun kemudian mendirikan usaha untuk penemuannya, CV Energon Teknologi, dimana dia menyediakan tabung gas hidrogennya. Dede juga mendirikan Saung Pengisian Bahan Bakar Hidrogen agar warga mudah untuk mengisi ulang bahan bakar hidrogen.

2. Motor Listrik

Penemuan teknologi ramah lingkungan berikutnya berasal dari mahasiswa dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) bersama dengan Garansindo. Motor listrik dengan bentuk skuter otomatis listrik ini diberi nama Garansindo Elecric Scooter ITS atau disingkat GESITS.Penemuan inipun telah mendapatkan pengakuan dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir. Rencananya motor listrik ini akan diproduksi masal di tahun depan dan akan siap jual pada tahun berikutnya.

3. Lemari Es tanpa listrik

Penemuan berikutnya datang dari 2 siswi SMA Negeri 2 Sekayu, Sumatera Selatan. Mereka adalah Anjani Rahma Putri dan Muhtaza Aziziya Syafiq. Penemuan lemari es tanpa listrik ini memiliki nama lain “Green Refrigenerator Box” atau kulkas tanpa freon dan listrik. Lemari es ini menggunakan kayu gelam yang menjadi energy alternatif untuk mendinginkan lemari es.

Ide penemuan lemari es tanpa kulkas ini berawal ketika mereka melihat potensi buah dan sayur di daerah mereka begitu melimpah, dan mereka berfikir bagaimana caranya agar para pedagang dapat menyimpan sayur dan buah agar tahan lama, sedangkan listrik di daerah mereka sering mati. Maka muncullah ide lemari es tanpa listrik tersebut.
Dengan memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol dan kaleng minuman bekas, mereka berdua memulai penemuan lemari es tanpa listrik. Berbekal hukum gas ideal lemari es tanpa listrik inipun berhasil dibuat. Penemuan ini pada bulan Mei 2014 diikutsertakan di ajang International Science and Engineering Fair, Los Angeles, USA, dan berhasil memenangkan lomba tersebut.

4. Lampu Seumur Hidup

Lampu seumur hidup ditemukan tahun 2015 lalu oleh 3 mahasiswa Universitas Brawijaya dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, mereka bernama Elok Fitriani Tauziat, M Alfian Arifin, dan juga Nurhasanah Fauziyyah. Mereka memanfaatkan sebuah bakteri yang menjadi sumber energi, sehingga lampu yang dapat hidup selamanya.

Bakteri ini bernama Bioluminescence, bakteri yang biasanya menempel di tubuh cumi-cumi. Kemampuan bakteri ini dalam menghasilkan cahaya berwarna biru kemudian dimanfaatkan untuk membuat lampu. Semakin banyak bakteri yang digunakan, maka akan semakin terang pula cahaya lampu.
Selain dapat bercahaya selamanya, lampu ini juga tidak menimbulkan hawa panas sama sekali, karena cahaya yang dihasilkan berasal dari bakteri. Cara memelihara lampu ini juga cukup mudah, hanya dengan memberi makan bakterinya dengan sayuran organic yang difermentasi, maka lampu itu akan hidup selamanya.